Bara Smada Terus Menempa Diri
Magelang, Suara Smada, Senin 10 Oktober 2016, mendung menggelayut di atas langit SMAN 2 Magelang. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat anak-anak Bara Smada untuk terus berlatih. Dengan semangat 55, mereka istikamah menempa diri di bawah terik matahari.
Latihan siang itu seperti biasa diawali dengan apel siang. Semua petugas dan peserta apel adalah kelas X. Sementara Bara senior berada di luar arena apel mengawasi jalannya apel. Mereka memantau pelaksanaan apel dari A hingga Z. semua personel petugas dari pembina, pemimpin, dan peserta apel juga tak luput dari incaran senior.
Latihan siang itu seperti biasa diawali dengan apel siang. Semua petugas dan peserta apel adalah kelas X. Sementara Bara senior berada di luar arena apel mengawasi jalannya apel. Mereka memantau pelaksanaan apel dari A hingga Z. semua personel petugas dari pembina, pemimpin, dan peserta apel juga tak luput dari incaran senior.
Selesai
apel yang kurang dari sepuluh menit, para senior langsung menghambur ke
lapangan. Terlihat Bang Dion Pragola, Arul – Tania Komting, Toni Alba, sang ketua baru,
mengulas dan mengevaluasi pelaksanaan apel. “Baik, hari ini kalian telah
melakukan beberapa kesalahan, ada 5 kesalahan yang saya temukan. Untuk itu,
kalian perlu menebusnya dengan push up
10 kali. Setelah itu kita lanjutkan dengan latihan dasar-dasar gerakan baris-berbaris, “ suara Bang Dion Pragola, salah
satu bara senior, memecahkan suasana hening kala itu.
Usai menjalani sanksi push up 10 kali, Bara kelas X sudah membentuk pasukan rapi 3 bersaf menghadap ke timur. Bara senior, di antaranya Ari Pasopati, Dion Pragola, Tania Melinda, Akrom, dan Ayung Tan Malaka memimpin kendali latihan. Semua mengikuti latihan dengan serius dan semangat 55.
Tepat pukul 16.15 WIB, latihan selesai. Kali ini tidak ada apel sore karena hujan. Semua anggota Bara dan pembina langsung membubarkan diri dengan tertib. Mereka berbaris menuju ke masjid sekolah yang selama ini dipakai menjadi markas tak resmi Bara Smada (sj/ss/2016).
